Loading...
Berita - Kolaborasi kreatif menggapai prestasi internasional bersama universitas pgri yogyakarta
Detail Berita

Kolaborasi Kreatif: Menggapai Prestasi Internasional Bersama Universitas PGRI Yogyakarta


Hai teman-teman! Hari ini kita akan membahas sesuatu yang seru dan sangat penting di dunia perguruan tinggi: Tridharma Perguruan Tinggi. Nah, apa sih tridharma itu? Tridharma adalah tiga pilar utama yang wajib dijalankan oleh dosen di perguruan tinggi, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ketiga pilar ini adalah indikator utama kinerja dosen selama mereka berkarier sebagai pengajar, peneliti, dan pelayan masyarakat. Seru, kan?

Kenapa Kolaborasi Itu Penting?

Menjalankan tridharma ini bukan perkara mudah, lho. Sering kali, dosen menghadapi tantangan yang cukup kompleks dalam menjalankannya. Nah, di sinilah kolaborasi memainkan peran penting. Kolaborasi bisa menjadi jembatan yang membantu dosen untuk lebih produktif dan berprestasi. Bayangkan jika kita bisa bekerja sama, berbagi ide, dan saling mendukung, pasti semua tantangan bisa diatasi dengan lebih mudah!

Kisah Inspiratif Ekha Rifki Fauzi dan Dr. Noor Alis Setiyadi


 

Kisah Inspiratif Ekha Rifki Fauzi dan Dr. Noor Alis Setiyadi

Kisah Inspiratif Ekha Rifki Fauzi dan Dr. Noor Alis Setiyadi

Salah satu contoh sukses dari kolaborasi ini adalah kisah dari Ekha Rifki Fauzi, dosen Prodi Teknologi Rekayasa Elektro-medis dari Universitas PGRI Yogyakarta, yang berkolaborasi dengan Dr. Noor Alis Setiyadi, dosen Prodi Kesehatan Masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kedua dosen ini membuktikan bahwa kerja sama bisa membawa kita ke prestasi yang gemilang.

Kolaborasi antara Ekha Rifki Fauzi dan Dr. Noor Alis Setiyadi membawa mereka ke pentas internasional di ajang Asian Health Talents & Health Tech Asia 2024. Acara ini diadakan pada 26-29 Juni 2024 di Hotel Aryaduta, Jakarta, dan diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI serta The International Institute of Knowledge Management (TIIKM). Seru banget, kan?

Menjadi Satu-satunya Tim dari Perguruan Tinggi Swasta

Dalam ajang bergengsi ini, Ekha dan Dr. Noor menjadi satu-satunya tim dari perguruan tinggi swasta yang berhasil lolos seleksi dan berkesempatan untuk mempresentasikan karya mereka di Jakarta. Ini adalah pencapaian yang luar biasa, mengingat acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Filipina, dan India, serta dari berbagai Poltekes Kemenkes RI dari Sabang sampai Merauke.

Lebih hebatnya lagi, tim kolaborasi Ekha dan Dr. Noor berhasil meraih Juara 2 dalam kategori “Healthcare Policy Proposal Competition”. Wow, keren banget! Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan kolaborasi bisa membawa kita ke puncak keberhasilan. Kita harus memberikan apresiasi yang besar untuk mereka!

 

Mengapa Kolaborasi Menjadi Kunci Sukses?


 

EDIT_ALT

EDIT_ALT

Kolaborasi adalah jembatan yang ideal di era globalisasi ini. Dengan berkolaborasi, kita bisa membangun jaringan (networking) yang luas dan bekerja sama untuk mewujudkan mimpi menuju dunia internasional. Prestasi yang diraih oleh Ekha dan Dr. Noor menjadi penyemangat untuk terus berjuang dalam keterbatasan dan bergerak membangun negeri dengan memaksimalkan sumber daya yang ada.

Kunci sukses dari prestasi ini terletak pada loyalitas dan integritas. Ekha dan Dr. Noor menunjukkan komitmen yang kuat terhadap tujuan bersama. Mereka bekerja dengan penuh dedikasi dan selalu berpegang pada prinsip-prinsip etika dan profesionalisme. Dengan demikian, mereka mampu membangun kepercayaan satu sama lain dan memastikan bahwa kolaborasi mereka berjalan dengan lancar.

Selain itu, motivasi untuk berbuat kebaikan bagi lingkungan sekitar juga menjadi pendorong utama dalam kolaborasi ini. Ekha dan Dr. Noor fokus pada dampak positif yang bisa mereka berikan kepada masyarakat. Hal ini membuat mereka terus termotivasi untuk bekerja keras dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

 

Manfaat Kolaborasi dalam Pendidikan Tinggi


 

EDIT_ALT

EDIT_ALT

Dengan kolaborasi, dosen dapat meningkatkan kualitas pengajaran mereka. Mereka bisa mengintegrasikan berbagai perspektif dan pendekatan baru dalam kurikulum. Misalnya, dengan bekerja sama dengan dosen dari bidang yang berbeda, mereka dapat mengembangkan materi pengajaran yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Ini tentu saja membuat proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan bermanfaat bagi mahasiswa

Kolaborasi juga membuka peluang besar untuk inovasi dalam penelitian. Dengan menggabungkan keahlian dan sumber daya dari berbagai disiplin ilmu, dosen dapat mengembangkan penelitian yang lebih mendalam dan inovatif. Hasil dari penelitian ini tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat memberikan solusi praktis untuk berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

Dalam hal pengabdian masyarakat, kolaborasi memungkinkan dosen untuk merancang dan melaksanakan program-program yang lebih efektif dan berdampak. Dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, industri, dan organisasi non-pemerintah, dosen dapat memastikan bahwa program-program pengabdian masyarakat mereka benar-benar memenuhi kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Tips untuk Membangun Kolaborasi yang Sukses


 

EDIT_ALT

EDIT_ALT

Membangun Networking yang Kuat

Langkah pertama dalam membangun kolaborasi yang sukses adalah membangun networking yang kuat. Perguruan tinggi perlu aktif dalam mencari mitra kolaborasi potensial, baik di dalam maupun di luar negeri. Ini bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti menghadiri konferensi, bergabung dengan asosiasi profesional, dan memanfaatkan platform digital.

Memanfaatkan Teknologi

Teknologi memainkan peran penting dalam mendukung kolaborasi di era digital. Dengan memanfaatkan alat-alat komunikasi dan kolaborasi online, dosen dapat bekerja sama secara efektif meskipun berada di lokasi yang berbeda. Ini memungkinkan mereka untuk terus berinovasi dan berbagi pengetahuan tanpa batasan geografis.

Meningkatkan Kapasitas dan Kompetensi

Untuk memastikan kolaborasi yang sukses, penting bagi dosen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi mereka. Ini bisa dilakukan melalui pelatihan, seminar, dan program pengembangan profesional lainnya. Dengan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang relevan, dosen dapat berkontribusi secara lebih efektif dalam kolaborasi.

Kesimpulan

Implementasi tridharma perguruan tinggi adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh dosen, dan kolaborasi adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam tridharma ini. Prestasi yang diraih oleh Ekha Rifki Fauzi dan Dr. Noor Alis Setiyadi dalam kompetisi internasional adalah bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menghasilkan karya yang luar biasa dan bermanfaat.

Dengan mengembangkan kolaborasi, perguruan tinggi dapat meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat mereka. Ini tidak hanya memberikan manfaat bagi universitas dan dosen, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Terus semangat dan terus berkolaborasi, demi mencapai prestasi yang lebih tinggi dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi negeri kita tercinta.


Share :

Berita terkait :

Hubungi kami